Free Tail- Heart 1 Cursors at www.totallyfreecursors.com
SELAMAT DATANG DI FITRIAZZAH.BLOGSPOT.COM
Happy 안녕하세요: Oktober 2012

Senin, 22 Oktober 2012

Jari Keriput pertanda Ginjal Bermasalah

Suatu saat ada orang bertanya kepada seorang dokter.
          "Dok ketika saya diperiksa di jari-jari tangan itu keriput, kata teman itu adalah salah satu gejala ginjal? Apa yang harus saya lakukan, padahal meskipun setiap hari mengemudi saya tetap sering minum air putih"
Dan dokterpun menjawab
          "Jangan terlalu percaya kepada teman, tetapi percayalah kepada ahlinya, yaitu dokter spesialis di bidangnya. Ginjal adalah slah satu organ tubuh, penyakitnya berbagai macam diantaranya gagal ginjal, batu ginjal, infeksi ginjal. Gejalanya bermacam-macam tergantung jenis sakit ginjal. Saran saya periksa ke dokter (ahli penyakit dalam/ahli ginjal), anda akan dilakukan pemeriksaan fisik dan laboratorium. Bagi pengemudi penting menjaga fisik, makan bergisi, istirahat cukup, olahraga teratur, hati-hati bila mengkonsumsi obat yang menimbulkan kantuk misalnya obat flu. 
          Adapun beberapa gejala yang biasa pada penderita gagal ginjal di antaranya terlalu sering atau sebaliknya jarang buang air kecil dengan mengeluarkan air kencing yang keruh. Kemudian dilanjutkan dengan pembengkakan pada area mata, kaki, dan tangan, nafsu makan hilang, pusing, mual disertai muntah, kehausan, kehilangan berat badan, kulit gatal, warna kulit berubah kekuningan atau coklat." 

Minggu, 21 Oktober 2012

Sebab Orang Terkejut Bisa Langsung Mati ☉_☉

          Banyak orang di dunia ini yang menyukai berbagai kejutan, dari kejutan itu berharap akan ada KEBAHAGIAAN yang tiada disangka. Kejutan-kejutan kecil dalam hidup terkadang menyenangkan, itulah sebabnya banyak orang menyukai kejutan. Namun jangan dikira bahwa maksud baik dari kejutan tersebut akan berefek baik pula, karena dari kejutan itu juga bisa berakibat fatal.
          Apalagi jika terkejut sampai kaget & membuat orang MENINGGAL, itu adalah musibah yang memilukan. Hal ini memang tidak akan terjadi pada semua orang tetapi jelas perlu diwaspadai. Ada beberapa orang yang memiliki kelainan ini. Oleh para ilmuwan, kondisi kaget yang dapat memicu kematian ini disebut HYPEREKPLEXIA. Jadi terkejutpun bisa membuat orang MENINGGAL DUNIA. 
         Umumnya rasa kaget itu muncul karena orang tersebut tidak siap & mengalami sesuatu atau mendengar suara keras secara mendadak, sehingga tubuh menjadi kaget. Setiap orang memiliki respon kaget yang berbeda-beda tergantung pada batas toleransinya. Ketika kaget biasanya disertai dengan tanda-tanda fisik lainnya seperti jantung berdebar-debar, detak jantung yang lebih keras dan cepat serta kadang napas yang pendek tapi cepat (berburu).
          Baru-baru ini. para peneliti Inggris telah menemukan gen penyebab munculnya kelainan yang disebut penyakit kaget atau lebih resmi disebut HYPEREKPLEXIA. Penderita penyakit ini memiliki refleks kaget yang berlebihan ketika menanggapi suara dan sentuhan. Respon kaget akan diikuti dengan kekakuan otot yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan dan kematian mendadak. 
          Penyakit aneh ini disebabkan oleh mutasi genetik ganda sehingga menyebabkan sel saraf tidak dapat berkomunikasi dengan baik. Secara khusus, mutasi ini mempengaruhi proses pemindahan suatu molekul yang disebut GLISIN untuk dipindahkan antar sel. 
          Glisin mengirimkan sinyal pengahambat yang mengurangi respon terhadap suara, kebisingan & sentuhan. Pada penderita penyakit kaget, sinyal-sinyal penghambatan ini tidak berjalan. Akibatnya, stimulus justru diperkuat & berakibat bahaya.
          Dalam laporan penelitian yang dimuat Journal pf Biological Chemistry, para ilmuwan di University College London dan Swansea University di Wales menganalisis informasi dari 93 orang pasien penyakit kaget di seluruh dunia. 
          Para ilmuwan berhasil mengidentifikasi 19 mutasi genetik baru penyusun protein GlyT2 yang bertanggung jawab untuk menyangkut glisin ke dalam sel. Peneliti juga menemukan bahwa mutasi pada GlyT2 merupakan penyebab utama 8 kasus penyakit kaget di Inggris dan Spanyol.
          Peneliti menjelaskan bahwa kelainan ini sudah ada sejak bayi lahir. Pada bayi, penyakit ini mendadak atau sudden infant death syndrome (SIDS). Gejala ini biasanya berkurang setelah setahun pertama & umumnya bayi dapat bertahan sampai dewasa. Alasannya karena bayi ataupun orang dewasa tidak memiliki system perangkat keseimbangan tubuh yang kuat seperti manusia biasa.* 

Sabtu, 20 Oktober 2012

Lelaki Muslim Haram Memakai Cincin Emas dan Kain Sutra


Saat ini banyak pria yang memakai cincin emas atau kain sutera. Bahkan saat pernikahan, sering mempelai pria dan wanita sama-sama memakai cincin kawin yang terbuat dari emas. Padahal haram bagi lelaki untuk memakai cincin emas. Nanti akan kami sebut dalil-dalilnya.


Ada orang yang berargumen bahwa lelaki boleh memakai cincin emas dengan dalil di bawah serta tak adanya larangan memakai cincin emas dalam Al Qur’an:
“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap memasuki mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” [Al A’raaf 31]
Tapi dari ayat di atas Allah sudah melarang kita untuk tidak berlebihan. Memakai perhiasan emas bagi lelaki adalah hal yang berlebihan. Allah tidak suka.
Kemudian tidak semua hal dijelaskan dalam Al Qur’an. Sebagai contoh, perintah Shalat di Al Qur’an cuma garis besarnya saja. Ada pun rincian cara shalat, dijelaskan oleh utusan Allah: Nabi Muhammad SAW. Karena itu, Hadits Nabi juga harus kita ikuti karena setelah mentaati Perintah Allah, kita juga wajib mentaati perintah RasulNya:
“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” [An Nisaa’ 59]
Allah melarang pria memakai perhiasan emas karena itu bisa jadi alat berbangga-bangga:
“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” [Al Hadiid 20]
Ada orang yang berpendapat Emas Putih, Platina, atau Berlian yang lebih mahal daripada Emas halal karena itu bukan emas. Cuma emas yang diharamkan, kata mereka. Meski tidak ada dalil Emas Putih, Platina, atau Berlian itu haram bagi pria, namun Nabi dan sahabat tidak pernah memakainya. Jadi belum tentu halal.
Sebagaimana ayat Al Qur’an yang menyatakan khamar dan judi itu haram, bukan berarti yang haram itu cuma khamar atau judi yang biasa digunakan di Arab saat itu. Tapi setiap yang memabukkan (misalnya Wiskey, Bir, Narkoba, dan Vodka) juga haram karena faktor memabukkannya. Begitu pula meski judi yang dulu biasa dipakai adalah melempar anak panah, itu bukan berarti Kasino atau Judi Bola itu halal. Faktor spekulasi dan mengambil harta orang lain bukan dengan jalan yang hak itulah yang membuatnya haram.
Nah intisari/substansi pengharaman emas bagi pria adalah larangan Bermegahan,  hidup mewah, Berlebihan, Boros, Pamer, dan sebagainya. Ini bukan cuma berlaku bagi emas, tapi bagi perhiasan mahal lainnya seperti arloji Rolex yang harganya bisa mencapai US$ 350.000 (Rp . 3,2 milyar/2000 dinar!) Coba perhatikan dan pahami ayat-ayat di bawah:
“…orang-orang yang zalim hanya mementingkan kenikmatan yang mewah yang ada pada mereka, dan mereka adalah orang-orang yang berdosa.” [Hud 116]
“…Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.” [Al Israa' 16]
“Hingga apabila Kami timpakan azab, kepada orang-orang yang hidup mewah di antara mereka, dengan serta merta mereka memekik minta tolong.” [Al Mu'minuun 64]
“Dan Kami tidak mengutus kepada suatu negeri seorang pemberi peringatan pun, melainkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu berkata: “Sesungguhnya kami mengingkari apa yang kamu diutus untuk menyampaikannya” [Saba' 34]
“Dan demikianlah, Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang pemberi Peringatan pun dalam suatu negeri, melainkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu berkata: “Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama dan sesungguhnya kami adalah pengikut jejak-jejak mereka.” [Az Zukhruf 23]
Sesungguhnya mereka sebelum itu hidup bermewah-mewah.” [Al Waqi'ah 45]
Allah membenci ummat Islam yang hidup mewah. Banyak orang-orang kafir yang masuk neraka karena hidup mewah. Pola hidup orang mewah adalah pamer/riya akan hartanya. Lebih menumpuk harta ketimbang membantu orang-orang miskin atau mujahid yang berjuang di jalan Allah. Karena merasa besar/kibir akan kemewahan yang mereka pamerkan, mereka cenderung menganggap dirinya paling hebat dan paling benar serta menolak kebenaran.
Mungkin ada yang berpendapat Nabi dan para Sahabat seperti Abu Bakar, Umar, dan Usman itu kaya. Mereka memang memiliki banyak rezeki atau uang, tapi mereka lebih senang mensedekahkannya untuk jalan Allah dan Fakir Miskin. Nabi hidupnya sangat sederhana dan tidur di atas pelepah kurma. Abu Bakar ra menyumbangkan seluruh hartanya untuk jihad di jalan Allah. Umar menyumbang separuh, sedang Usman menyumbang sepertiga dari hartanya. Adakah para aghniya atau orang-orang kaya Muslim sekarang seperti mereka?
Jauh. Kebanyakan justru seperti orang-orang kaya/mewah yang tercantum dalam Al Qur’an.
“Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan; dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.
Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya. ” [Al Israa' 26-27]
Janganlah pikiran kita lalai karena perhiasan dunia:
“Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” [Al Kahfi 28]
Seorang pria hendaknya menafkahkan hartanya seperti emas di jalan Allah. Bukan cuma jadi hiasan:
“Pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu.” [At Taubah 35]
Nabi Muhammad SAW sebagai utusan Allah menjelaskan ajaran Islam dan memberi contoh cara hidup Islami.
Pada mulanya memang cincin emas tidak dilarang. Namun setelah itu Nabi Muhammad membuangnya. Para sahabat juga ikut membuang cincin emas mereka:
Hadis riwayat Abdullah bin Umar ra., ia berkata:
Bahwa Rasulullah saw. menyuruh untuk membuatkan cincin dari emas. Beliau meletakkan mata cincinnya pada bagian dalam telapak tangan bila beliau memakainya. Orang-orang pun berbuat serupa. Kemudian suatu ketika, beliau duduk di atas mimbar lalu mencopot cincin itu seraya bersabda: Aku pernah memakai cincin ini dan meletakkan mata cincinnya di bagian dalam. Lalu beliau membuang cincin itu dan bersabda: Demi Allah, aku tidak akan memakainya lagi untuk selamanya! Orang-orang juga ikut membuang cincin-cincin mereka. (Shahih Muslim No.3898)
Nabi Muhammad jelas melarang kaum pria (wanita boleh) memakai cincin emas:
Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:
Dari Nabi saw., beliau melarang memakai cincin emas. (Shahih Muslim No.3896)
Oleh karena itu, pada pernikahan, sebaiknya mempelai pria jangan memakai cincin emas karena itu haram. Dosa. Sebaiknya pakai cincin perak, atau tidak pakai cincin sama sekali.
Nabi Muhammad SAW juga melarang para pria untuk memakai pakaian sutera. Oleh karena itu janganlah pakai pakaian sutera seperti Batik Sutera, Dasi Sutera, atau Kaos Kaki yang terbuat dari Sutera:
Hadis riwayat Barra’ bin Azib ra., ia berkata:
Rasulullah saw. memerintahkan kami untuk melaksanakan tujuh perkara dan melarang kami dari tujuh perkara. Beliau memerintahkan kami menjenguk orang sakit, mengiringi jenazah, mendoakan orang bersin (mengucap yarhamukallah), melaksanakan sumpah dengan benar, menolong orang yang teraniaya, memenuhi undangan dan menyebarkan salam. Beliau melarang kami dari cincin atau bercincin emas, minum dengan wadah dari perak, hamparan sutera, pakaian buatan Qas (terbuat dari sutera) serta mengenakan pakaian sutera baik yang tebal dan tipis. (Shahih Muslim No.3848)
Hadis riwayat Hudzaifah bin Yaman ra.:
Bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: Janganlah kalian minum dalam wadah emas dan perak dan jangan mengenakan pakaian sutera sebab pakaian sutera itu untuk mereka (orang-orang kafir) di dunia dan untuk kalian di akhirat pada hari kiamat. (Shahih Muslim No.3849)
Dari Abu Musa Al Asy’ary ra bahwasannya Nabi Muhammad saw bersabda, “Memakai kain sutera dan emas itu haram bagi umatku yang laki-laki; dan halal bagi umatku yang perempuan.” (HR. At Turmudzy)
Dari Umar bin Khattab ra berkata, Nabi Muhammad saw bersabda: “Janganlah kamu sekalian memakai kain sutera, karena sesungguhnya orang yang telah memakainya di dunia maka nanti di akhirat tidak akan memakainya lagi.” (HR. Bukhari Muslim)
Dari Anas ra berkata, Nabi Muhammad saw bersabda: “Barangsiapa yang memakai kain sutera di dunia maka ia tidak akan memakainya nanti di akhirat.” (HR. Bukhari Muslim)
Nabi saw mengambil sutera dan dipegangnya dengan tangan kanan. Lalu beliau mengambil emas dan memegangnya dengan tangan kiri. Kemudian beliau bersabda, “Dua macam perhiasan ini haram bagi kalangan laki-laki umatku.” (HR Ahmad, Abu Daud, an-Nasai, Ibn Hibban, dan Ibn Majah).
Perintah Nabi di atas sangat jelas. Mendurhakai perintah Nabi, akan mengundang azab Allah yang keras:
“Dan berapalah banyaknya penduduk negeri yang mendurhakai perintah Tuhan mereka dan Rasul-rasul-Nya, maka Kami hisab penduduk negeri itu dengan hisab yang keras, dan Kami azab mereka dengan azab yang mengerikan” [Ath Thalaaq 8]

70 Larangan Allah yang Sering Dilanggar

“… dan barangsiapa yg melanggar hukum-hukum Allah, maka sesungguhnya dia telah berbuat dzalim terhadap dirinya sendiri …” QS 65:1

Silahkan baca dengan seksama (kalau perlu tandai atau catat dg maksud untuk diperbaiki), mungkin masih ada atau bahkan banyak hal yg tidak kita sadari (karena kurangnya ilmu) kita melakukan hal-hal yg sebenarnya dilarang Allah SWT.

  1. Syirik (Menyekutukan Allah dg Makhluk-Nya)
  2. Menyembah Kuburan
  3. Berkorban kepada Sesuatu Selain Allah
  4. Menghalalkan Apa yg Diharamkan Allah dan Mengharamkan Apa yg Dihalalkan oleh Allah
  5. Sihir dan Ramalan
  6. Astrologi, atau Percaya bahwa Bintang dan Planet Memiliki Pengaruh pada Kehidupan dan Kejadian Manusia
  7. Percaya bahwa Benda-benda Tertentu Dapat Membawa Keberuntungan, Padahal Hanya Allah SWT yg Mengetahui Masa yg Akan Datang
  8. Riya’ dalam Beribadah
  9. Percaya pada Perlambang
  10. Bersumpah Demi Sesuatu Selain Demi Allah
  11. Duduk dg Orang-orang Munafik dan Orang yg Gemar Melakukan Dosa dalam Berteman atau Menjadikan Mereka Teman
  12. Tidak Khusyu’ dalam Shalat
  13. Gelisah dan Membuat Gerakan-gerakan yg Tidak Perlu dalam Shalat
  14. Sengaja Mendahului Geraka-gerakan Imam Ketika Shalat Berjamaah
  15. Datang ke Masjid Setelah Makan Bawang atau Sesuatu yg Berbau Tidak Sedap
  16. Zinah dan Perzinahan
  17. Homoseksual
  18. Menolak Hubungan Suami Istri Tanpa Alasan yg Syar'i
  19. Meminta Cerai Tanpa Alasan yg Syar’i
  20. Zihar
  21. Menggauli Istri pada Saat Haid
  22. Menggauli Istri Lewat Dubur
  23. Tidak Memperlakukan Istri-istri dg Adil
  24. Berduaan dg Perempuan yg Bukan Mahram (khalwat)
  25. Berjabat Tangan dg Perempuan yg Bukan Mahram
  26. Perempuan Memakai Parfum Ketika Keluar Rumah atau Melewati Laki-laki yg bukan Mahram
  27. Perempuan Bepergian Tanpa Mahram (Tanpa Izin)
  28. Dengan Sengaja Memandang Perempuan yg Bukan Mahram
  29. Melihat Seorang Penyanyi Wanita Berpenampilan Amoral dan Mendiamkannya
  30. Membuat Klaim Palsu tentang Garis Keturunan Anaknya, atau Memungkiri Salah Satu Anaknya
  31. Memakan Riba (Bunga)
  32. Menyembunyikan Produk Jelek pada Saat Berjualan (Seolah-olah Produknya bagus Semua)
  33. Menaikan Harga dg Tujuan Menipu
  34. Berdagang Setelah Adzan Kedua pada hari Jum’at
  35. Judi dan Perjudian
  36. Pencurian
  37. Memberi atau Menerima Suap
  38. Merampas Tanah dg Paksa
  39. Memberi dg Mengharap Imbalan
  40. Mempekerjakan Seseorang Kemudian Upahnya Tidak Dibayar
  41. Tidak Sama dalam Memberi Hadiah kepada Anak
  42. Meminta Uang kepada Orang Lain Padahal Dia Tidak Membutuhkannya
  43. Mencari Pinjaman dg Tujuan Tidak Mengembalikannya
  44. Memakan Harta Haram
  45. Meminum Khamr (Minuman Keras) Walaupun Hanya Setetes
  46. Memakai Peralatan Makan dari Emas dan Perak, atau Makan dan Minum darinya
  47. Memberikan Kesaksian Palsu
  48. Mendengarkan Musik dan Alat-alat Musik yg Menghanyutkan
  49. Gosip dan Fitnah
  50. Mengejek atau Menghujat
  51. Memasuki Rumah Orang Tanpa Izin
  52. Larangan Berbisik bagi Dua Orang dg Tidak Menyertakan Orang yg Ketiga
  53. Isbal (Memakai Kain yg Melebihi Mata Kaki dg Tujuan Sombong)
  54. Laki-laki Memakai Emas dalam Bentuk dan Ukuran Apapun
  55. Perempuan Memakai Pakaian Pendek, Ketat dan Transparan
  56. Laki-laki dan Perempuan yg Memakai Rambut Palsu dan Cemara, yg Terbuat dari Bahan Alami atau Buatan
  57. Laki-laki yg Menyerupai Perempuan dan Perempuan yg Menyerupai Laki-laki dalam Berpakaian, Berbicara dan Berpenampilan
  58. Menyemir Rambut dg Warna Hitam
  59. Memiliki Gambar-gambar Animasi pd Kain, Dinding atau Kertas dll.
  60. Berbohong tentang Mimpi
  61. Duduk atau Berjalan di Atas Kuburan
  62. Tidak Bersuci padahal Tersedia Air
  63. Mendengan Pembicaraan Orang yg Tidak Ingin Didengar (Nguping)
  64. Menjadi Tetangga yg Buruk
  65. Menuliskan Keinginan dg Tujuan Merugikan Salah Satu Pewaris
  66. Bermain Dadu
  67. Mengutuk Mukmin atau Seseorang yg Tidak Pantas Dikutuk
  68. Meratap (pada Saat Kematian)
  69. Memukul atau Mengotori Muka
  70. Mendiamkan Sesama Muslim Lebih dari Tiga Hari Tanpa Alasan yg Syar’i.

(Muharramat; Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid)